98205-vaksin-astrazeneca

Waduh, Vaksin AstraZeneca Bisa Munculkan Bintik Keunguan di Kulit?

Suara. com – Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca kembali jadi sorotan. Sesudah dilaporkan bisa menyebabkan pemekatan darah, kini vaksin AstraZeneca dikaitkan dengan gangguan pendarahan langka lain yaitu membuat bintik-bintik keunguan di jangat.

Mengutip Dailymail, Kamis (10/6/2021) peneliti mengungkap jika mulia dari 100. 000 orang yang disuntik vaksin AstraZeneca akan mengalami idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP).

Kondisi ITP, bisa menerbitkan memar kecil di sekitar tubuh dan ruam di kulit berwarna ungu. ITP terjadi kepada nyaris 350 orang di Inggris tersentuh gangguan pembekuan darah langka usai disuntik vaksin AstraZeneca.

Hal yang harus diwaspadai, apabila penggumpalan darah ITP terjadi bersamaan dengan mahkota trombosit darah rendah, dengan hasil bisa menyebabkan sumbatan atau pembekuan darah.

Baca Pula: Vaksin Covid-19, Mungkinkah Vaksin Nasal Bertambah Efektif dari Vaksin Suntikan?

Itulah mengapa Besar Kesehatan Inggris menyarankan karakter yang berusia di lembah 40 tahun, tidak diberikan suntikan vaksin AstraZeneca.

Sayangnya Pakar Universitas Edinburgh tidak menyebutkan berapa orang dengan mengalami ITP, sekaligus yang mengalami penyumbatan atau pemekatan darah. Peneliti hanya mengatakan itu komplikasi utama dengan berbahaya, dan bisa betul menganggu.

Fakta ini ditemukan peneliti usai menganalisis bahan dari 5, 4 juta orang di Skotlandia, semasa periode 8 Desember 2020 hingga 14 April 2021.

Selama kurun itu, 1, 7 juta orang di antaranya sudah menerima dosis pertama vaksin AstraZeneca, dan 800. 000 orang yang menerima vaksin Pfizer.

Peneliti memeriksa catatan kesehatan setiap individu yang divaksinasi untuk mencari cakap masalah ITP, pembekuan pembawaan dan pendarahan. Data lalu dibandingkan dengan orang yang belum divaksinasi.

Baca Juga: Kabar Baik, Satgas COVID-19 Pastikan Masyarakat Usia di Atas 18 Tarikh Boleh Divaksinasi