Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas

Virus Corona Picu Gangguan Sensorik, Gejalanya Terasa saat Makan Pedas

Suara. com – Jaga jarak, memakai masker dan mencuci lengah adalah langkah yang bisa meniadakan penularan virus corona Covid-19. Akan tetapi, semua orang juga perlu mewaspadai gejala yang dirasakannya untuk menjemput tindakan tepat.

Sayangnya, virus corona Covid-19 adalah penyakit yang bisa menghasut tubuh secara berbeda pada setiap orang. Bahkan virus corona itu bisa mengacak-acak seluruh bagian tubuh, tidak hanya pernapasan.

Sebuah penelitian baru-baru ini telah menggali lebih jauh tentang detail masalah sensorik akibat virus corona Covid-19.

Para peneliti melalui jurnal Chemical Senses, mencatat bahwa sebagian tinggi fokusnya adalah pada hilangnya alat penciuman.

Baca Pula: Update Corona 6 November: Pasien Positif 429. 574, Meninggal 14. 442 Jiwa

Akan tetapi dilansir dari Express , laporan ini gagal menyeleksi efek potensial pada rasa, melengah-lengahkan kemestesis dan kekurangan pengukuran kuantitatif.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sehubungan dengan hal ini, para peneliti mencari jalan untuk menyelidiki dampak virus corona Covid-19 pada kemestesis.

Kemestesis adalah impresi yang diinduksi secara kimiawi & diaktifkan melalui sistem sentuh. Misalnya, Anda bisa merasakan sensasi sejuk dari mentol atau iritasi, kesemutan atau rasa terbakar dari cabai.

Para pengkaji pun membuat kuesioner internasional multibahasa untuk menilai kuantitas dan karakter persepsi dalam 3 modalitas kemosensori yang berbeda, yakni bau, mengalami dan kemestesis sebelum serta semasa terinfeksi virus corona.

Pada 11 hari pertama setelah peluncuran kuesioner, 4. 039 peserta (2. 913 perempuan dan 1. 118 pria & 8 lainnya berusia 19-79) melaporkan hasil diagnosis virus corona Covid-19 melalui tes laboratorium atau penghargaan klinis.

Baca Pula: Pergi ke Salon atau Restoran saat Pandemi? Terapkan Protokol Kesehatan Ini

Fungsi bau, rasa dan kemestesis mereka masing-masing berkurang secara signifikan dibandingkan secara status mereka sebelum sakit.

Temuan pengkajian ini menunjukkan bahwa kerusakan kemosensori terkait virus corona Covid-19 tak terbatas pada bau, tapi juga memengaruhi rasa dan kemestesis.

Seseorang secara virus corona Covid-19 mungkin mampu mengalami efek penyakit ini dalam kemestesis ketika mengonsumsi makanan pedas.

Menurut WHO, gejala lain virus corona Covid-19 yang harus diwaspadai adalah demam, batuk kering, sakit tenggorokan, diare, sakit kepala dan ruam kulit,

Adapun gejala seriusnya meliputi kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan depan dan kesulitan bicara. Jika Kamu mengalami gejala ringan, Anda tetap harus menjalani tes virus corona Covid-19.