Vaksin Covid-19 Moderna Diklaim 95 Obat jerih Efektif, Ada Efek Sampingnya?

Vaksin Covid-19 Moderna Diklaim 95 Obat jerih Efektif, Ada Efek Sampingnya?

Suara. com – Perusahaan farmasi Moderna merilis penelitian terobosan Senin yang menunjukkan vaksin virus corona eksperimental hampir 95 persen efektif. Mereka tidak perlu disimpan pada suhu sangat dingin.

Temuan ini tentu menambah harapan bahwa inokulasi buat virus mematikan dapat segera jadi.

Data yang menjanjikan dari uji klinis tahap akhir Moderna menempatkan vaksinnya bersama-sama Pfizer di depan perlombaan buat menghasilkan imunisasi yang aman serta efektif untuk mengakhiri pandemi ijmal.

Hasil dari studi Tahap 3 – diumumkan seminggu setelah Pfizer & mitranya di Jerman, BioNTech, mengatakan bahwa suntikan mereka lebih daripada 90 persen efektif.

Baca Juga: 65 Pegawai Positif Covid-19, WHO Penyelidikan Klaster di Kantor Jenewa

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am. )

Selain itu, mereka juga menunjukkan bahwa vaksin Moderna dapat membantu menangkal kasus virus yang parah.

Apa yang disebut penyelidikan sementara “telah memberi kami pengesahan klinis pertama bahwa vaksin saya dapat mencegah penyakit COVID-19, tercatat penyakit parah, ” kata CEO Moderna Stéphane Bancel dalam sebuah pernyataan, menyebut hasil tersebut jadi “momen penting” dalam pengembangan vaksin.

Maklumat tersebut membuat harga saham Moderna melonjak sebanyak 15 persen menjelma $ 103, 20 pada perniagaan Senin pagi.

Sebelumnya, presiden Trump berkicau dalam tweet hari Senin, “ntuk ‘sejarawan’ hebat itu, harap ingat bahwa penemuan hebat ini, yang bakal mengakhiri Wabah China, semuanya terjadi di jam tangan saya! ”

Tatkala itu, Presiden terpilih Joe Biden lebih terkendali dalam reaksinya kepada perkembangan vaksin.

Mengaji Juga: Malaysia Laporkan Peningkatan Kasus Covid-19, Terbanyak di Kuala Lumpur

“Saya mengucapkan terlepas kepada semmua yang dalam inisiatif brilian yang menghasilkan terobosan itu dan telah membawa kami setapak lebih dekat untuk mengalahkan virus ini, ” tweet Biden Senin setelah pengumuman Moderna.