Update Covid-19 Global: Jelang Pemilu, GANDAR Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Suara. com – Amerika Serikat kembali mengatur laju infeksi harian Covid-19. Sesudah sebelumnya, sejak akhir Agustus, lonjakan kasus Covid-19 paling banyak berlaku di India. Hal ini terlihat dari update Covid-19 yang dikutip dari situs worldometers, tercatat AS mengalami penambahan kasus Covid-19 sebesar 68. 913 dalam satu hari kemarin, dan ini menjadi yang terbanyak di seluruh dunia.

Dikutip dari Channel News Asia, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di panti sakit AS mencapai angka tertinggi dalam dua bulan terakhir. Status itu tentu membebani sistem pembelaan kesehatan di beberapa negara bagian.

Presiden GANDAR Donald Trump disebut akan menghadapi pertempuran pemilihan ulang yang sulit pada 3 November, mengingat kupasan atas laporan bahwa virus corona sedang melonjak. Namun, Trump tetap mengklaim bahwa kasus Covid-19 terus meningkat karena ada lebih banyak pengujian. Tetapi pernyataan itu tidak didukung oleh data, juga ditolak oleh para ahli kesehatan.

“Kasus naik karena kita TEST, TEST, TEST. Sebuah berita palsu persekongkolan media. Banyak anak muda yang sembuh dengan sangat cepat, 99, 9 persen. Persekongkolan media korup setiap saat tinggi, ” kata Trump dalam postingan Twitternya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Mulai Mereda, Victoria Longgarkan Pembatasan Sosial

Jumlah kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat minggu lalu naik 24 persen, sementara jumlah tes yang dilakukan cuma naik 5, 5 persen, taat analisis Reuters.

Hingga hari ini, penggandaan kasus Covid-19 masih lebih daripada 400 ribu. Data worldometers. berita, per Selasa (27/10) pukul 00. 40 GMT atau 08. 40 WIB, virus corona telah menginfeksi 43, 76 juta orang dalam dunia, bertambah 410. 444 di satu hari kemarin.

Indonesia jadi penyumbang kasus baru terbanyak keempat pada Asia dengan total 3. 222 orang. Jumlah ini berada di bawah India (36. 838 kasus), Iran (5. 960 kasus), serta Irak (3. 691 kasus).

Sementara dari total seluruh kasus, Indonesia kelima terbanyak dengan jumlah 392. 934 infeksi corona.

Baca Selalu: Kasus Covid-19 Meroket, Sri Lanka Tangguhkan Sejumlah Program Kereta