62829-ilustrasi-covid-19

Update Covid-19 Global: AS Pergi ke China Telusuri Asal Usul Covid-19

Suara. com kacau Berbagai negara pada belahan dunia terus berusaha mengendalikan pandemi Covid-19 di wilayahnya, menyusul kasus infeksi yang masih tetap bertambah. Update Covid-19 global mengambil data Worldometers Sabtu (13/2/2021), menunjukkan total kasus di dunia sudah mencapai 108, 7 juta.

Dari masukan di atas, nyaris 2, 4 juta sudah masyarakat meninggal negeri akibat infeksi Covid-19. Dan sebanyak 80, 7 juta masyarakat negeri sudah dinyatakan sembuh.

Amerika Serikat masih menjadi negara pertama dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan 28 juta infeksi, dan nyaris 500 ribu warga AS meninggal negeri.

Selanjutnya India mendapati 10, 8 juta kasus Covid-19, dengan korban wafat 155 juta orang. Disusul Brasil kasus mencapai 9, 7 juta dan korban meninggal 237 seperseribu orang.

Baca Selalu: Kasus Harian Covid-19 Kaltim Jelang Imlek Melonjak, Tertinggi di Samarinda

Berikutnya Rusia tercatat 4 juta infeksi, dengan nyaris 80 ribu orang meninggal dunia. Dan disusul Inggris dengan 4 juta infeksi dan 116 juta orang meninggal dunia.

Sementara itu, WHO terus perdalam asal usul kejadian Covid-19. Menyusul temuan peneliti yang mendapati kasus Covid-19 sudah ada di Prancis sejak November 2019, ini artinya hipotesis yang mengatakan virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan, China, pada Desember 2019 bisa tergoyahkan.

Di saat bersaingan, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO terbuka terhadap semua hipotesis sarjana yang ingin meninjau asal dasar Covid-19.

Penjelasan ini disampaikan Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyusui Washington GANDAR yang berencana meninjau Covid-19 pada China.

Misi ini membawa peneliti Washington pergi ke China selama 4 minggu, melihat apakah virus dihasilkan dari laboratorium di China, yang kemudian dibantah pihak Tiongkok.

Baca Juga: Tiga Hari Terakhir, Kasus Pasti Covid-19 Balikpapan Melandai