22148-ilustrasi-covid-19

Update Covid-19 Global: AS Diprediksi Mampu ‘Bebas Covid’ April 2021

Suara. com – Lebih dibanding 100 juta orang telah terinfeksi Covid-19 dalam satu tahun terakhir. Penyakit menular yang disebabkan virus corona SARS Cov-2 itu pula telah menyebar ke 221 negeri.

Setiap hari dilaporkan ratusan ribu orang baru terinfeksi Covid-19 diseluruh dunia. Dikutip worldometers. info, dalam 24 jam terakhir sebanyak 362. 388 orang terkinfirmasi positif Covid-19. Melaksanakan akumulasi kasusnya per Minggu (21/2) pukul 07. 0 WIB menjadi 111, 6 juta infeksi.

Lebih 2, 47 juta jiwa meninggal dunia sesudah terinfeksi virus corona. Meski sejenis 86, 82 juta orang yang lain sudah dinyatakan sembuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa rata-rata laju penularan Covid-19 di dunia telah menurun sejak awal Februari.

Baca Juga: Update Covid-19 Kaltim 20 Februari: 52. 096 Positif dan 1. 234 Meninggal

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Salah satu kontribusi kemerosotan terjadi di Amerika Serikat dengan selama dua pekan berturut-turut melaporkan kasus baru di bawah 100 ribu.

Meski demikian, Amerika Serikat masih menjadi negara dengan jumlah urusan positif dan angka kematian Covid-19 terbanyak di dunia, dengan 28, 67 juta kasus juga 509. 771 jiwa meninggal dunia.

Seorang profesor dan ahli bedah Johns Hopkins, Marty Makary, memprediksi infeksi Covid-19 sebagian besar hilang pada April 2021. Pengajar di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Bloomberg itu mengatakannya dalam sebuah tulisan opini yang diterbitkan di Wall Street Journal.

Menurutnya, infeksi harian Covid-19 di Amerika Serikat telah menurun 77 persen sejak Januari 2021.

“Ada tanda untuk berpikir bahwa negara sedangkan berpacu menuju tingkat infeksi dengan sangat rendah. Karena lebih banyak orang telah terinfeksi, sebagian tinggi memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, semakin sedikit orang Amerika yang tersisa untuk terinfeksi. Aku memperkirakan Covid sebagian besar mau hilang pada bulan April, menguatkan orang Amerika untuk melanjutkan kehidupan normal, ” tulis Makary dikutip dari Fox News.

Baca Juga: Epidemiolog Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Saat Bencana Banjir

Vaksinasi & tingginya jumlah orang yang telah terinfeksi di AS dapat berkontribusi pada kekebalan kelompok pada musim semi, kata Makary.