Umumkah Kulit Telapak Tangan atau Suku Mengelupas?

Umumkah Kulit Telapak Tangan atau Suku Mengelupas?

Suara. com – Sama halnya seperti bibir, jangat di telapak tangan atau telapak kaki dapat mengelupas. Umumnya, kondisi ini terjadi saat kulit sangat kering.

Pengelupasan kulit disebut keratolysis exfoliativa, yakni kondisi ketika kulit di telapak tangan mengelupas. Terkadang hal ini juga terjadi di kulit telapak kaki.

Patuh laman DermNet New Zealand , pengelupasan kulit ini juga dikenal sebagai keratolisis eksfoliatif, atau dyshidrosis lamellosa sicca.

Umumnya, perihal kulit ini terjadi pada orang dewasa muda yang aktif. Tetapi beberapa orang memiliki riwayat anak dengan gangguan penyakit ini.

Baca Juga: Cegah Sentuhan, Ada Sensor Punggung Tangan di Central Park & Neo Soho

Hingga kini pasal keratolysis exfoliativa belum diketahui. Namun penelitian mikroskopi menunjukkan adanya pembelahan dalam lapisan tanduk luar jangat, yaitu stratum korneum.

Ilustrasi membaca garis tangan. [Shutterstock]
Sketsa telapak tangan mengelupas [Shutterstock]

Diperkirakan, untuk beberapa alasan desmosom dalam corneocytes terpisah satu sama lain sebelum waktunya.

Gejala dari pengelupasan jangat telapak tangan ini akan memburuk oleh paparan iritan, seperti tirta, sabun, deterjen, serta pelarut.

Kondisi kulit itu lebih sering terjadi selama bulan-bulan musim panas, yang memengaruhi sekitar 50% pengidapnya. Akan lebih umum pada orang-orang dengan telapak tangan berkeringat karena hiperhidrosis lokal.

Keratolysis exfoliativa berbeda dengan kondisi berikut itu:

Baca Juga: Telapak Tangan Kaku serta Memutih saat Kedinginan? Bisa Jadi Penyakit Raynaud

  • Berbagai wujud dermatitis tangan termasuk dermatitis relasi
  • Pompholyx, bentuk eksim gatal yang di dalamnya ada lepuhan kecil berisi cairan
  • Psoriasis Palmoplantar, di mana ada bercak bersisik
  • Palmoplantar keratoderma

Kondisi ini dapat sembuh, namun akan berulang dalam beberapa minggu.