34393-ilustrasi-pembekuan-darah-freepiksci8indy

Ulung Temukan 5 Kasus Pemekatan Darah Langka Tak Terkait Vaksin AstraZeneca

Suara. com – Sejauh ini, sudah ada lima laporan kasus pembekuan darah di otak pada orang yang pernah suntik vaksin AstraZeneca di Inggris.

Tapi, kelima kasus pembekuan darah itu tidak ada kaitannya dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Badan Pengawas Obat-obatan Inggris pun mendesak semua karakter untuk menerima vaksin Covid-19 yang ditawarkan.

Adapun kelima orang dengan mengalami pembekuan darah merupakan pria usia 19 tenggat 59 tahun. Mereka serupa mengalami jumlah trombosit darah yang rendah.

Salah kepala dari mereka telah wafat dunia, tetapi tidak tersedia rincian yang menunjukkan pasien memiliki masalah kesehatan mendasar atau tidak.

Baca Juga: Menkes Susun Prokes Baru Transportasi dan Konser Pakai Sertifikat Vaksin

Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA), mengatakan sedang melihat laporan, namun menekankan bahwa kejadian itu sangat jarang terjadi.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Dr June Raine, kepala eksekutif MHRA mendesak orang-orang untuk terus menerima suntikan vaksin AstraZeneca untuk menyimpan diri dari virus corona Covid-19 tanpa ragu.

Patuh FDA dilansir dari The Sun , risiko seorang wanita mengarungi pembekuan darah saat mengonsumsi pil KB justru bertambah tinggi, yakni sekitar 300 hingga 900 wanita di setiap satu 1 juta.

Selain minum pil KB, duduk selama penjelajahan jauh dengan mobil ataupun pesawat, merokok dan kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko pembekuan darah.

Rahasia Munir mengatakan jika ditemukan bahwa vaksin telah menerbitkan pembekuan darah, tidak menetapkan berhenti memberikan vaksin itu ke orang-orang.

Baca Juga: 5 Lokasi Rencana Vaksin Covid-19 untuk Lansia, Cek Jadwal dan Syaratnya

Saat ini kendati sudah dua puluh negeri Eropa yang menghentikan penerapan vaksin AstraZeneca dalam seminggu terakhir karena kasus pemekatan darah. Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan regulator Uni Eropa menyarankan supaya tidak melakukan tindakan tersebut.