76214-ilustrasi-virus-corona

Tersedia 11 Kasus Virus Corona Afrika Selatan, Inggris Desak Tes Covid-19 Massal pada 80 Ribu Awak

Perkataan. com – Sekitar 80 ribu orang di Inggris akan ditawari tes Covid-19 mendesak setelah ditemukan adanya infeksi varian baru virus corona asal Afrika Selatan tanpa adanya riwayat penjelajahan.

Para-para warga berusia 16 tahun ke atas di 8 wilayah pada Surrey, London, Kent, Hertfordshire, Southport dan Walsall diminta untuk melaksanakan tes, terlepas dari gejala mereka.

Sekretaris kesehatan tubuh Inggris Matt Hancock mengatakan pada konferensi pers, Senin (1/2/2021) bahwa mereka harus waspada meski belum ada bukti varian baru sebab Afrika Selatan lebih parah.

“Tetapi kami harus mengatasinya secara tegas serta kami akan melakukannya, ” sebutan Hancock, dilansir BBC .

Baca Juga: Miris! Kasus Aktif Corona Indonesia Tertinggi di Asia, Meski Testing Rendah

Ia serupa mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan melakukan ulangan, walau mereka tidak memiliki isyarat.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

“Ini sangat penting supaya kami dapat memutus rantai transmisi varian baru ini, dan awak harus menurunkan penyebarannya, ” sambungnya.

Penasihat kesehatan masyarakat untuk Hertfordshire, Jim McManus, mengatakan apabila setiap kejadian terdeteksi, kemungkinan pemberantasan varian pertama dapat terjadi dalam dua minggu.

Di sisi lain, direktur tanggapan strategis dalam Kesehatan Masyarakat Inggris, Susan Hopkins, mengatakan bahwa tiga vaksin dengan digunakan dalam uji coba menunjukkan efektif melawan varian Afrika Selatan.

“Kami berharap semua vaksin lain mempunyai tingkat efektivitas yang sama, terutama dalam mengurangi pasien rawat inap dan kematian, ” tutur Hopkins.

Baca Juga: Soraya Abdullah Meninggal karena Corona, Nia Ramadhani Bikin Noda

Secara total, 105 kasus infeksi Covid-19 varian Afrika Selatan sudah diidentifikasi di Inggris. Sebelas kejadian antara lain menginfeksi orang yang tak melakukan perjalanan ke negara tersebut.

Kejadian ini memicu kekhawatiran bahwa sebelas orang tersebut tertular di Inggris dan pemerintah menyarankan untuk mengasaskan tes Covid-19 massal di sebesar wilayah.