57295-ilustrasi-vagina-shutterstock

Tersebut Penyebab Vagina Kendur & Terasa Longgar

Suara. com porakporanda Kulit dengan umum akan kehilangan kelembapan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Hal yang cocok juga dapat terjadi pada vulva dan dinding vagina.

Kondisi itu lambat laun akan menyebabkan perasaan ‘longgar’ pada vagina.  

Tetapi yang harus dikatakan ialah, sedikit pun tidak ada yang salah dengan ‘kelonggaran’ kemaluan, kecuali jika itu menerbitkan masalah kesehatan.

Seperti stres inkontinensia urin atau kebocoran urin selama aktivitas serupa batuk, bersin atau berolahraga  juga kepuasan seksual yang buruk dan otot pokok panggul yang lemah.

Baca Pula: Penting! 5 Tips Membersihkan Area Rapat Perempuan dengan Tisu Penyuci Kewanitaan

Sering berhubungan seksual juga sebenarnya tak ada kaitannya dengan vagina yang terasa longgar.

“Otot-otot elastis vagina bisa meregang dan kembali ke bentuk semula. Bahkan, otot-otot di sekitar vagina bisa diperkuat dengan cepat, ” logat Cheryl Han, Principal Consultant di Orchard Clinic, dikutip dari Asia One.

Proses kehamilan, persalinan, dan menopause justru jadi penyebab ijmal vagina melonggar, kata Cheryl.  

“Melahirkan membutuhkan vagina untuk meregangkan selama persalinan, dan perubahan hormonal secara menopause juga menyebabkan indra peraba, jaringan, dan otot pada tubuh melemah dan kehilangan elastisitas, ” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa kerusakan pada kulit, jaringan atau otot saat melahirkan juga mampu menyebabkan perubahan pada vulva dan vagina, yang sanggup membuat perbedaan dengan seberapa longgar atau ketatnya vagina.

Mengaji Juga: Viral Video Pasangan Gancet, Sejenis ini Penjelasan Medisnya!

Namun menopause membuat vagina bertukar dengan lapisan mukosa yang sebelumnya tebal dan lembab menjadi lapisan mukosa dengan tipis, rapuh, dan kering.

Meski begitu, latihan kegel dapat bantu mengencangkan dinding vagina. Tetapi jika tak ingin meluangkan waktu & tenaga, dapat menjalani pembelaan non-invasif dengan menggunakan uasound dan frekuensi radio buat meningkatkan kolagen di kawasan vagina dan memperbaiki keriput atau kulit kendor.

Teknologi elektromagnetik terfokus memperkuat otot-otot dasar panggul dan mendorong dasar panggul yang bertambah kencang dan kuat.

Cheryl menjelaskan bahwa dasar membawa terdiri dari sekelompok otot yang menopang kandung air seni, rahim, dan rektum. Perannya cukup penting, bukan cuma bagi kekencangan kulit vagina.

“Dasar panggul yang kencang sangat penting untuk fungsi otot inti dalam kita, membantu mengobati atau menyekat inkontinensia dan meningkatkan kepuasan seksual, ” pungkasnya