Temuan Baru, Mikroplastik Ditemukan pada Bahan Apel dan Wortel

Temuan Baru, Mikroplastik Ditemukan pada Bahan Apel dan Wortel

–>

Perkataan. com – Tanpa disadari, mikroplastik telah mengontaminasi banyak buah dan sayuran yang mampu memengaruhi kesehatan. Hal inilah yang perlu kita perhatikan ketika menggunakan buah dan sayuran.

Menurut Maria Westerbos dalam Journal of Environmental Research , apel merupakan buah yang paling terkontaminasi oleh mikroplastik. Sedangkan wortel termasuk bangsa sayuran yang paling banyak meradang.

“Selama bertahun-tahun kami telah mengetahui mengenai plastik pada krustasea dan ikan. Tetapi, ini adalah pertama kala kami mengetahuinya dalam sayuran, ” jelas Maria Westerbos dikutip daripada Express.

Jika mikroplastik itu mengontaminasi sayuran, artinya seluruh sesuatu yang kita makan selalu terkontaminasi plastik, seperti daging ataupun produk susu.

Laporan tentang mikroplastik di buah dan sayur ini pun menyerukan peninjauan terhadap efek sebab mikroplastik terhadap kesehatan.

Baca Juga: WHO: Butuh Waktu Lebih Lama Mematok Vaksin Virus Corona Tersedia, Kok?

Wortel. (shutterstock)

Sementara itu, belajar kedua dalam jurnal Nature Sustainability   menemukan plastik yang disedot dengan tirta melalui sistem akar tanaman pangan.

Para peneliti menemukan mikroplastik menembus pokok tanaman selada dan gandum. Lalu mikroplastik diangkut ke bagian flora yang bisa dimakan di arah permukaan tanah.

Sayuran akar seperti wortel, lobak dan sayuran berdaun seperti selada adalah kelompok sayuran yang paling berisiko terkontaminasi mikroplastik.

Baca Juga: Denyut Jantung Jadi Lebih Tinggi masa Olahraga Pakai Masker, Ini Logat Ahli

Selama beberapa dekade, para ilmuwan percaya partikel plastik sungguh-sungguh besar untuk melewati penghalang jaringan tanaman. Tapi, temuan baru ini menimbulkan keraguan serius atas keamanan makanan yang kita konsumsi.

“Diet lima hari mikroplastik dan bahan kimia beracun bukanlah yang diperintahkan oleh Dokter. Saya meminta penyelidikan segera tentang bahaya racun mikroplastik untuk kesehatan, ” jelas Sian Sutherland, salah satu pendiri kelompok kampanye dunia A Plastic Planet.