Sudah Sembuh dari Covid-19, Presiden Brasil Ngaku ada Jamur di Paru-parunya

Sudah Sembuh dari Covid-19, Presiden Brasil Ngaku ada Jamur di Paru-parunya

–>

Suara. com – Usai dinyatakan sembuh lantaran virus corona, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengaku bahwa ia merasakan ada jamur di paru-parunya.

“Saya hangat saja melakukan tes darah. Beta merasa agak lemah kemarin. Itu menemukan sedikit infeksi juga. Sekarang saya menggunakan antibiotik, “kata Bolsonaro dalam video streaming langsung.

Dia tidak menjelaskan secara spesifik tentang kondisinya. Begitu seperti dilansir dari New York Post.

Presiden Jais Bolsonaro (kanan) dan istrinya, Michelle Bolsonaro (tengah), bersama Menteri Hak Asasi Manusia, Keluarga dan Perempuan Damares Alves membuat tanda hati saat peringatan Hari Perempuan Internasional di Istana Planalto di Brasillia, Brazil, Jumat (6/3/2020). (ANTARA/REUTERS/Adriano Machado/foc/djo)
Presiden Jais Bolsonaro (kanan) dan istrinya, Michelle Bolsonaro (tengah), bersama Menteri Hak Dasar Manusia, Keluarga dan Perempuan Damares Alves membuat tanda hati zaman peringatan Hari Perempuan Internasional dalam Istana Planalto di Brasillia, Brazil, Jumat (6/3/2020). (ANTARA/REUTERS/Adriano Machado/foc/djo)

“Setelah 20 keadaan di dalam ruangan, saya memiliki masalah lain: Saya memiliki cendawan di paru-paru saya, ” tambahnya.

Bolsonaro dites negatif Covid-19 Sabtu berserakan setelah karantina 18 hari. Selain mesti berjuang untuk kesehatannya sendiri, istri Bolsonaro juga dinyatakan meyakinkan terkena virus tersebut pada hari Kamis – hanya 24 jam setelah berbicara di sebuah program publik bersama suaminya di Brasilia.

“Dia dalam kondisi sehat dan akan mengikuti semua protokol yang ada. Wanita pertama didampingi oleh awak medis Kepresidenan Republik, “kata dewan Bolsonaro dalam sebuah pernyataan.

Selama era karantina, pemimpin Brazillian juga digigit seekor burung besar seperti emu saat berjalan-jalan di luar rumah resminya.

Negeri brazil saat ini adalah negara yang paling terpukul kedua oleh coronavirus, setelah Amerika Serikat, dengan dua, 5 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 90. 000 kematian.

Bolsonaro telah banyak dikritik pada negara itu karena penanganannya kepada krisis, dan di masa cerai-berai memihak para pemrotes terhadap titah tinggal di rumah dan karantina.