Seberapa Besar Penularan Virus Corona dalam Lift? Ahli Ungkap Jawabannya

Seberapa Besar Penularan Virus Corona dalam Lift? Ahli Ungkap Jawabannya

–>

Suara. com – Lift atau elevator disebut jadi salah satu tempat berisiko buat penyebaran virus corona.

Dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar dan masa perkantoran telah dibuka, tentu lift menjadi tempat yang tidak bisa dihindari oleh beberapa orang.

Langkah-langkah serupa membatasi jumlah orang yang memakai lift sedang dilakukan. Tapi, seberapa berisiko penggunaan lift terhadap penyaluran virus corona?

Dilansir dari Medical Daily, Sebuah penelitian menunjukkan bahwa efek penularan virus saat menggunakan lift mungkin tidak berbahaya.

Ilustrasi tombol lift yang sedang dibersihkan. [Shutterstock]
Seberapa Besar Penularan Virus Corona dalam Lift? Ahli Ungkap Jawabannya. [Shutterstock]

Ada contoh di bulan Maret di Seoul di mana coronavirus menyebar hampir di semua karyawan yang bekerja di lantai dengan sama.

Baca Serupa: Pada Orang Minus Gejala, Virus Corona dapat Merusak Tubuh Diam-diam

Namun, coronavirus tidak menyebar secara vertikal atau di lantai lain.

Ini menunjukkan bahwa karakter lain yang menggunakan lift namun turun dari lantai berbeda tak menyebarkan virus.

Oleh karena itu, risiko peluang tertular dan menyebarkan virus masa naik lift rendah.

Baca Juga: Kyai se-Kota Serang Tolak Rapid Test Virus Corona, Ajak Ribuan Santri

Tapi tetap perlu diingat bahwa sebagian besar masih didorong buat mempraktikkan tindakan yang direkomendasikan.

Ini tercatat menjaga jarak sosial dan memakai masker. Menahan diri dari menyentuh permukaan publik juga disarankan.

“Risiko buat coronavirus dari naik di lift rendah. Namun, terus mengambil kegiatan pencegahan saat naik di lift. Selalu memakai masker / penghabisan wajah, ” kata Dr. Simone Wildes, spesialis penyakit menular pada South Shore Health, mengatakan.

Ada dua hal penting yang perlu diperhatikan di sini: pemakaian masker dan waktu yang dihabiskan di lift.

Menggunakan masker adalah bagian dari wajar baru dan sesuatu yang memutar harus terbiasa.

Sejauh waktu yang dihabiskan untuk elevator, akan lebih cara untuk menahannya seminimal mungkin.

Ini menurunkan prospek tertular virus, kata Dr. Todd Ellerin, direktur penyakit menular dalam South Shore Health di Weymouth, Massachusetts.