10842-pedulilindungi

Penuh Artis Vaksin Covid-19 dalam Luar Negeri, Bisa Aktivasi PeduliLindungi?

Suara. com – Seiring dibukanya kesempatan masuk beberapa negara, oleh sebab itu perjalanan ke luar jati di masa pandemi Covid-19 menjadi lebih memungkinkan.

Hal ini juga yang menyusun tren figur publik mengikuti artis yang mendapatkan vaksin booster di luar negeri ramai dibahas.

Padahal, WHO menganggap booster masih belum diperlukan menetapi cakupan vaksinasi dua jumlah dunia yang belum makbul.

Di sisi lain, Departemen Kesehatan (Kemenkes) RI menyikapi banyaknya artis yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ke-3 atau booster di sungguh negeri.

Baca Juga: Tahanan Baru di Rutan Makassar Wajib Disuntik Vaksin Covid-19

Kata Pakar Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (15/9/2021), hal itu tidak jadi masalah.

Ia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa melarang WNI mendapatkan booster di asing negeri lantaran Indonesia pantas fokus mengejar target vaksinasi Covid-19 kepada 208 juta penduduk di dalam kampung.

“Kalau ada warga negara Indonesia yang mau vaksinasi di luar negeri, silahkan saja, ” ujar Nadia.

Nadia apalagi mengatakan bahwa vaksinasi dalam luar negeri sudah difasilitasi oleh Kemenkes untuk lalu bisa mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Ini terlihat dengan diluncurkannya fitur baru di pelaksanaan PeduliLindungi, agar pemilik sertifikat vaksin Covid-19 non-Indonesia pula bisa mengaksesnya.

Baca Juga: Heboh Artis dan Publik Figur Suntik Vaksin Booster di Luar Jati, Kemenkes: Silakan Saja

“Ini tentu untuk merendahkan bagi warga asing maupun WNI yang mendapatkan vaksin di luar negeri, ” kata Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji dalam konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

Tengah itu di Indonesia, Nadia menegaskan tidak ada mas vaksin booster selain buat tenaga kesehatan (nakes) atau mereka yang berisiko terpapar viral load virus corona lebih banyak dibanding orang awam.

Langkah yang diambil pemerintah ini juga mendapat dukungan dari Dokter Tirta Mandira Hudi atau dengan akrab disapa dr. Tirta, bahkan melakukan vaksinasi Covid-19 di luar negeri tidak akan merugikan negara.

“Kalau mau booster tempat langka gimana? Itu pilihan lo, Anda mau ke Singapura, ke Malaysia atau ke Amerika Serikat, itu opsi Anda. Lagian toh, tersebut uang-uang mereka, silahkan aja, ” timpal dr. Tirta.

Hingga per 15 September 2021 pukul 12. 00 WIB, sudah ada 75, 1 juta penduduk Indonesia yang mendapat suntikan vaksinasi dosis pertama.

Sedangkan 42, 9 juta orang sudah mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap, dua dosis.