20489-ilustrasi-covid-19

Penelitian: Akibat Pandemi, Anak Bujang Merasa Dirugikan secara Langgeng

Suara. com – Anak muda sekitar usia 10 hingga 25 tahun ke atas membenarkan bahwa Covid-19 akan menukar hidup mereka. Bahkan di studi baru, dikatakan kalau anak-anak usia tersebut ngerasa dirugikan secara permanen.  

Melansir dari Independent, studi dari Inggris menemukan bahwa dua dari tiga anak-anak mengatakan persaingan untuk memperoleh pekerjaan telah meningkat. Mereka merasa tidak mungkin buat mencari pekerjaan di era depan.

Tengah itu, hampir sepertiga mengutarakan pandemi telah membuat itu merasa kecil kemungkinannya untuk melanjutkan pekerjaan lebih sendat terlebih karena pendidikan dengan terpengaruh oleh pandemi.

Dekat tiga dari lima responden mengatakan pemerintah telah malang menangani mereka dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga: Negara Ini Sudah Tidak Takut Covid-19, Warga Lepas Beraktivitas Tanpa Masker

Ilustrasi anak muda (freepik/diana-grytsku).

Survei ini dilakukan terhadap lebih dari 5. 000 anak muda berusia 10 hingga 25 tarikh di Inggris. Mereka menemukan bahwa setengah dari anak-anak usia sekolah juga merasa bahwa mereka telah sederhana dalam satu tahun terakhir. Sementara dua per 3 di antaranya merasakan tekanan untuk ‘mengejar’ pelajaran secara cepat dengan cepat.

“Orang-orang muda adalah DNA periode depan negara ini, dan kami tidak dapat menghadapi situasi di mana mayoritas dari mereka  merasa bagaikan mereka tidak dapat menukar jalan mereka atau meningkatkan kualitas mereka dan jalan hidup, ” ujar Chief Executive Co-op Group Steve Murrells.

“Untuk menebus yang hilang, benar-benar membangun kembali dengan lebih baik & memastikan tidak ada orang muda atau komunitas dengan tertinggal, kita membutuhkan kesibukan bersama yang berani serta mendesak di seluruh negeri, bisnis dan pendidikan buat memastikan kaum muda dipertimbangkan secara aktif, ” imbuhnya.  

Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Anntoinette Bramble, yang mengetuai Asosiasi Dewan Anak dan Cukup umur Inggris mengatakan bahwa pandemi telah sangat berdampak pada kaum muda.  

“Ini muncul dengan gangguan kepada pendidikan atau oleh tantangan yang dihadirkan dari rekan kerja yang berubah, ” kata Bramble.  

Baca Selalu: General Motors: Kelangkaan Chip Hantam Pabrik Otomotif Semakin Dalam

“Namun, dengan upaya bergabung, tidak ada keraguan kalau tantangan tersebut dapat diatasi, ” imbuhnya.