36486-orang-stres-emosi-unsplash

Pandemic Fatigue, Begini Cara Menanganinya

Suara. com – Setelah hampir setahun kita berada di masa pandemi, melewati fase khawatir dan cemas hendak infeksi virus corona, kini banyak orang mulai dilanda pandemic fatigue atau kelelahan akan pandemi.

Tampaknya, kini orang mulai merasa bosan di vila dan lelah menjalani protokol kesehatan tubuh. Tak sedikit yang kini gagah kembali kumpul dan nongkrong di kafe, bahkan bepergian ke sungguh kota bahkan luar negeri. Semakin banyak orang berpikir, membatasi diri selama pandemi membuat mereka justru kesulitan mencari penghasilan.

Psikiater Nova Riyanti Yusuf, SpKJ mengungkap bahwa pandemic fatigue memang merupakan reaksi yang wajar & diperkirakan terjadi sebagai akibat dibanding kesulitan berkelanjutan dan tidak terlewati dalam kehidupan manusia.

“Saat itu berlaku, kita memang secara alami menjelma lelah dengan aturan dan pedoman yang harus diikuti untuk mencegah penyebaran Covid-19, ” jelas rani yang juga menjabat sebagai Secretary General Asian Federation of Psychiatric Associations itu, dalam webinar dengan diadakan Suara. com berjudul ‘Lelah dan Bosan Hadapi Pandemi, Waspada Bahaya Pandemic Fatigue’, Jumat (29/1/2021).

Baca Juga: Videografis: Alami Pandemic Fatigue? Ini Cara Mengatasinya

Lebih sendat, perempuan yang kerap disapa Noriyu itu juga mengatakan bahwa ini semua bisa menyebabkan demotivasi, khususnya perilaku yang berkaitan dengan Covid-19. Mulai dari malasnya mencari informasi mengenai perkembangan virus ini, semadi, hingga ketidakberdayaan.

Kondisi ini, kata Noriyu, merupakan akumulasi dari berbagai kesulitan yang dihadapi seseorang selama pandemi Covid-19. Di mana, saat ketakutan dan kecemasan semakin meluas, kita tiba-tiba dihadapkan dengan berbagai kejadian. Mulai dari pembatasan wilayah dengan membuat aktivitas juga terbatas, makin terhenti.

“Adanya ancaman infeksi atau reinfeksi, dan juga takut menginfeksi karakter lain. Ini bisa menimbulkan perasaan traumatis. Misalnya, ibunya meninggal karena terinfeksi dari dia. Kita tentu banyak sekali menemukan kasus-kasus tersebut di masyarakat, hingga timbul perasaan bersalah, ” kata dia.

Selain itu, isolasi sosial juga bisa memperburuk kesehatan tubuh jiwa yang pada akhirnya membina kita mengalami pandemic fatigue. Dalam mana, kita menjadi sulit untuk berinteraksi langsung dengan orang-orang terdekat dan mulai merasa kesepian.

Hal terakhir adalah ketidakpastian ekonomi, yang dianggap sebagai hal utama yang bisa menimbulkan ketakutan dan juga kebingungan. Semakin lama pandemi, maka semakin luas pula hal ini dirasakan di masyarakat.

Mengucapkan Juga: Videografis: Tanda-tanda Anda Alami Pandemic Fatigue

Cara terhindar dari pandemic fatigue
Kelelahan fisik serta mental tentang pandemi, lama-kelamaan bisa berubah menjadi semakin berbahaya & fatal. Karena itu hal tersebut perlu diatasi secepatnya.