42267-ilustrasi-vaksin-pixabayqimono

Pakar: Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Lawan Varian Virus Corona India

Suara. com kepala Seorang advokat kesehatan pemerintah Inggris memperingatkan vaksin Covid-19 kurang efektif dalam mengurangi penularan varian baru virus corona India.

Tetapi para ahli mendesak Boris Johnson, Perdana Gajah Inggris untuk tetap diam karena suntikan vaksin Covid-19 tetap diperlukan untuk meninggalkan penyakit parah akibat infeksi varian virus corona yang lain.

SAGE, ikatan penasihat ilmiah pemerintah Inggris, memperingatkan varian virus corona India mungkin 50 obat jerih lebih menular daripada varian virus corona Inggris dengan dominan.

Ada kekhawatiran varian baru virus corona India bisa menyebabkan 1. 000 kematian sehari. Sir Mark Walport, seorang anggota SAGE pun mengatakan penyebaran virus corona dan peluncuran vaksin Covid-19 seolah saling berlaga cepat-cepatan.

Baca Juga: Suntikan Penguat Vaksin Pfizer Picu Efek Samping Bertambah Banyak, Apa Aja?

Tapi, jumlah pasien virus corona rawat inap yang berusia 60 tahun ke atas, yakni yang paling berisiko mengalami infeksi khusyuk tetap rendah. Di samping itu, data menunjukkan vaksin AstraZeneca dan Pfizer efektif melawan varian virus corona tersebut.

Sketsa Virus Corona (Unsplash/CDC)

Data itu datang dari dokumen SAGE terbaru yang mengungkapkan varian baru virus corona India 50 persen lebih menular. Perdana Menteri pun mengutarakan jarak antara suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19 juga akan dipercepat, secara waktu dari dosis mula-mula dikurangi dari 12 minggu menjadi delapan minggu.

Selain itu, Chris Whitty mengatakan beberapa minggu ke pendahuluan sangat penting untuk melihat lebih jauh tentang kemajuan penyebaran varian virus corona India. Sementara itu, PHE mengatakan 4 orang telah meninggal dunia karena varian baru virus corona India.

“Vaksin Covid-19 mungkin kurang efektif melawan penyakit ringan, tetapi kami tidak berpikir vaksin Covid-19 kurang efektif mengatasi penularannya, ” kata Prof Harnden, wakil ketua Komite Beserta untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) dikutip dari The Sun.

Kasus varian baru virus corona India telah merembet dan menginfeksi hampir 3 kali lipat dalam seminggu terakhir. Karena itu, suntikan vaksin Covid-19 untuk karakter usia 50 tahun ke atas di Inggris akan dipercepat..

Baca Juga: Picu Reaksi Berantai, Tersebut Sebab Pembekuan Darah di Penerima Vaksin Covid