Mampu Sebut Krisis Virus Corona Melaksanakan Stres dan Gangguan Tidur Meningkat

Mampu Sebut Krisis Virus Corona Melaksanakan Stres dan Gangguan Tidur Meningkat

Suara. com – Krisis virus corona telah mengembangkan pola stres baru di mana kebanyakan termakan oleh isolasi. Menurut para terampil, stres berdampak besar pada contoh tidur. Dilansir dari Insider, taat National Institute of Health, sekitar 30 persen dari populasi umum mengeluhkan gangguan tidur, di mana sekitar 10 persen mengalami gejala yang konsisten dengan diagnosis insomnia.