14347-makan-roti-pakai-margarin-pixabaycongerdesign

Mentega atau Margarin, Manakah dengan Lebih Baik untuk Kesehatan?

Suara. com – Secara kasat mata, mentega dan margarin benar terlihat sangat mirip. Tapi, keduanya tentu sangat bertentangan, terutama dari manfaatnya untuk kesehatan tubuh Anda.

British Nutrition Foundation pernah menjelaskan tentang perbedaan antara gemuk tak jenuh dan lemak jenuh. Lemak tak penuh bisa membantu menjaga kuasa kolesterol sehat dan gemuk jenuh meningkatkan kolesterol sundal.

Kolesterol sundal yang terlalu tinggi dalam darah bisa menyebabkan gemuk menumpuk di dinding saluran darah dan mengakibatkan penyempitan.

Kondisi inilah yang memajukan risiko penggumpalan darah sehingga menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Baca Juga: Ahli Khawatir Varian Segar Virus Corona India Kebal dari Vaksin Covid-19

Makanan kaya lemak tak jenuh bisa meningkatkan kolesterol baik dengan menyimpan kolesterol jahat di hati, jadi bisa dipecah dan mencegah kolesterol itu menempel dalam dinding arteri.

Karena tersebut dilansir dari Express , British Nutrition Foundation menyarankan semua orang untuk mengganti makanan kayak lemak jenuh dengan makanan lemak tak jenuh. Meneladan sederhananya, mengganti mentega rumah Anda dengan margarin.

Ilustrasi mentega (pixabay)

Pokok, margarin mengandung lebih kurang lemak jenuh daripada mentega sehingga bisa menjadi alternatif sehat. Selain itu, Alpukat, minyak nabati, mentega kacang juga termasuk makanan dengan lemak tak jenuh.

Tapi, mengonsumsi mentega sekali saja tidak akan meningkatkan kolesterol jahat di tubuh seketika.

Fokus utamanya, Anda juga harus menjalani pola makan sehat secara mengonsumsi buah dan sayuran.

Mengaji Juga: Pertarakan saat Hamil Seperti Nagita Slavina? Ini Makanan dengan Dibutuhkan!

Lebih indah hindari penggunaan mentega kala mengonsumsi roti atau makanan lainnya.

Di sisi lain, penggunaan margarin untuk mengonsumsi sosis panggang atau dikonsumsi bersamaan dengan keju pula tidak akan berdampak jalan pada kolesterol dalam awak.

Karena intinya, Anda harus mengurangi dan sebisa kira-kira menghindari konsumsi makanan yang tinggi lemak tak penuh.

Jadi, margarin memang bertambah baik dari mentega namun manfaat kesehatan yang diperoleh tergantung pada cara mengonsumsinya.