53445-pegal-cedera-usai-olahraga

Mendapati, Ini 9 Langkah Pertolongan Pertama Cedera Olahraga

Suara. com – Saat kita melakukan aktivitas wujud, risiko cedera pasti bakal selalu ada. Entah tersebut kram, keseleo, luka infeksi, hingga yang terparah kandas tulang. Sayangnya, masih kurang orang yang paham bagaimana pertolongan pertama saat cedera olahraga atau aktivitas wujud terjadi.

“Cedera terjadi kelanjutan gerakan berulang yang sungguh-sungguh banyak atau terlalu segera. Cedera juga dapat berupa trauma karena benturan atau gerakan melebihi kemampuan, ” ujar Dokter Spesialis Hancur Ortopedi, Konsultan Sports Injury dan Arthroskopi, dr. Andi Nusawarta, M. Kes, Sp. OT (K) dalam webinar virtual RS Pondok Baik group beberapa waktu cerai-berai.

Berikut penanganan pertama cedera olahraga dengan bisa dilakukan masyarakat biasa, menurut dr. Andi.

1. Memberikan perlindungan
Segera hentikan aksi olahraga, pindah dari lokasi cedera (atau dibantu oleh orang lain yang menolong untuk dipindahkan dari letak cedera). Misalnya cedera saat jogging, segera dipindahkan ke tempat yang aman serta menjauhi jalanan dan keramaian.

Mengaji Juga: 3 Langkah Pertolongan Pertama Keracunan

2. Mengistirahatkan bagian yang cedera
Mengistirahatkan bagian awak yang cedera, segera berehat olahraga dan jangan melangsungkan gerakan apapun pada arah tubuh yang cedera, mengikuti hindari memberi beban di dalam daerah yang cedera.

“Atau jika cedera kaki, bisa menggunakan tongkat atau kruk untuk berjalan, ” membuka dr. Andi.

3. Pemberian es
Es bisa mengurangi pendarahan atau pembengkakan. Caranya renggut dan letakkan ice pack atau es batu dengan dibungkus handuk pada tubuh yang mengalami cedera. Kerap selama 15 hingga 20 menit selama 2 jam sekali.

Cara ini bisa juga dikerjakan 5 hingga 8 kali sehari, khususnya di dua hari pertama cedera terjadi.

“Tapi ingat jangan langsung ke kulit, sebaiknya dialasi handuk atau diberikan di atas elastis perban yang sudah kita balut, ” tutur dr. Andi.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Tersedak Menurut Dokter Spesialis Paru

4. Kompresi atau pembalutan
Lakukan pembalutan secara perban elastis pada bagian tubuh yang mengalami luka. Tekan luka dengan menegaskan penggunaan kassa di berasaskan luka agar tidak terjadi pembengkakan.