72801-wajah-keriput

Mau Hilangkan Keriput dan Kerutan, Coba Rutin Makan Almond

Suara. com – Seiring dengan bertambahnya usia, begitu pula secara perubahan dengan tubuh. Termasuk dengan tekstur kulit dengan semakin keriput.

Tapi sesungguhnya ada cara mudah untuk bisa mengurangi keriput di kulit.

Sebuah studi baru oleh para-para peneliti di University of California, menemukan bahwa santap almond setiap hari jadi pengganti camilan khas kalori yang cocok meningkatkan ukuran keparahan keriput dan pigmentasi kulit pada wanita pascamenopause.

Dalam uji coba terkontrol secara acak selama 6 bulan ini, 49 perempuan pascamenopause yang sehat dengan kulit Fitzpatrick tipe satu atau 2 (ditandai secara peningkatan kecenderungan untuk melalak dengan paparan sinar matahari) menyelesaikan penelitian.

Baca Juga: Bikin Terlihat Tua, Ini Cara Menghilangkan Keriput dan Kantung Mata

Ilustrasi almond (Envato elements by sea_wave)

Peserta secara acak dibagi menjadi salah satu dari besar kelompok: pada kelompok intervensi, wanita makan almond jadi camilan, yang menyumbang 20% dari total asupan kalori harian mereka, atau rata-rata 340 kalori per hari (sekitar 60 gram).

Ikatan kontrol makan camilan yang sesuai dengan kalori yang juga menyumbang 20% kalori: batang ara, batang granola, atau pretzel. Selain makanan ringan ini, peserta penelitian makan makanan biasa mereka dan tidak makan kacang-kacangan atau produk yang mengandung kacang.
Penilaian indra peraba dilakukan pada awal pengkajian, dan lagi pada 8 minggu, 16 minggu & 24 minggu.

Pada di setiap kunjungan ini, kerutan wajah dan intensitas pigmen wajah dinilai menggunakan pencitraan paras resolusi tinggi dan pemodelan serta pengukuran wajah 3-D yang divalidasi. Hidrasi kulit, kehilangan air transepidermal (TEWL) dan ekskresi sebum juga dinilai.

Para peneliti menemukan penurunan yang signifikan secara statistik pada tingkat keparahan kerutan dalam kelompok yang mengonsumsi almond: pada minggu ke 16, terjadi penurunan sebesar 15% dan pada minggu ke 24, terjadi penurunan sejumlah 16%.

Ada juga kemerosotan yang signifikan secara statistik dalam intensitas pigmen paras secara keseluruhan (ketidakrataan warna kulit) pada kelompok almond, Ada penurunan 20% pada minggu ke 16 yang tetap demikian pada minggu ke 24. Selanjutnya, berat badan tetap konstan untuk kedua kelompok almond dan kelompok kontrol dari pembukaan hingga 24 minggu.

Baca Juga: Studi: Kehilangan Lemak di Permukaan Jangat Bisa Sebabkan Keriput Paras

“Konsumsi almond di setiap hari mungkin merupakan jalan yang efektif untuk memperbaiki tampilan kerutan wajah dan warna kulit (ditunjukkan dengan penurunan intensitas pigmen) pada antara wanita pascamenopause dengan kulit Fitzpatrick tipe I dan II. Konsumen jadi menggambarkan efek pigmentasi dengan berkurang ini sebagai warna kulit yang lebih merata, ”menurut Dr. Raja Sivamani, dokter kulit dan peneliti utama studi ini.