o_1auc5rj9ed4h119keu13n91k3da

Lubang Pusar Juga Perlu Dibersihkan Setiap Mandi, Ini Alasannya

Suara. com – Lubang pusar termasuk bagian tubuh yang menodai karena terdiri dari gugus kulit mati, bulu tumbuh, dan bulu yang tidak berbahaya dari sisa baju. Karena itu, Anda kudu menjaga kebersihan area memutar agar tidak berkembang menimbulkan infeksi.

Dr Fiona Worsnop, konsultan dermatologis di Klinik Stratum, menjelaskan kotoran periode dalam pusar atau macet pusar disebabkan oleh akumulasi kotoran, seperti serat sejak pakaian, sel kulit tewas, dan rambut tumbuh.

“Semua kotoran dalam pusar atau serat memutar adalah hal-hal normal yang terjadi pada semua kulit ketika bersentuhan. Tapi, lubang pusar sendiri bisa berlaku sebagai reservoir, ” sebutan Dr Fiona dikutip sebab Express.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dengan bentuk pusar yang mendalam, dibandingkan keluar. Selain tersebut, orang yang memiliki bulu panjang dan tebal di tubuh atau sekitar pusat.

Menangkap Juga: Infeksi Jamur Hitam, Putih, Kuning, Jangan Percaya 3 Keyakinan Ini!

Sebenarnya, rambut di sekitar pusar itu baik untuk menyingkirkan kotoran-kotoran di dalam pusar. Tetapi, bulu ini juga bisa menahan kotoran tetap berada dalam pusar.

Ilustrasi pusar. (Shutterstock)

“Ini adalah proses fisiologis normal dan tidak menandakan adanya masalah kesehatan mendasar, ” jelasnya.

Meskipun Anda tidak menetapkan menghilangkan atau membersihkan seret pusar, Dr Fiona pasti lebih baik untuk membersihkannya. Karena, kotoran dan kulit bisa menjadi lembap dan menyebabkan iritasi hingga peradangan bila tidak dibersihkan dan sudah bercampur keringat.

Bahkan, infeksi bisa berkembang jika ada kulit yang rusak sehingga menjadi area terbaik untuk masuknya patogen. Hussain Abdeh dari Medicine Direct, menyarankan Kamu harus curiga bila seret pusar berwarna aneh, berbau aneh atau menyerupai objek yang tidak biasa.

“Karena itu bisa menandakan suatu kondisi mendasar. Di bagian lain, kondisi itu mampu terjadi bila Anda tak pernah membersihkan pusar secara benar selama mandi, ” jelasnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Infeksi Jamur Hitam Menular Melalui Kulkas dan Bawang?

Infeksi bakteri bisa terjadi bila Anda tidak menghapuskan pusar secara menyeluruh. Jadinya, penumpukan bakteri akibat kejernihan yang buruk bisa membuahkan bau busuk dan tahi menjadi tidak biasa.