97178-ivermectin

Kiai Besar FKUI: Ivermectin Tetap Obat Cacing, Bukan Buat Covid-19

Suara. com semrawut Penggunaan obat ivermectin bagi pasien Covid-19 telah diizinkan Badan Kepala Obat dan Makanan (POM), tetapi untuk kepentingan uji klinik. Guru besar Fakultas Kedokteran Indonesia dr. Ari Fahrial Syam, Sp. PD., mengingatkan bahwa hingga saat ini status ivermectin mengakar sebagai obat cacingan.

Jadi, ia mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ivermectin sebagai tindakan pencegahan maupun pengobatan Covid-19 secara mandiri.

“Penting harus diketahui kelompok, ini (ivermectin) adalah sejatinya saat ini masih kita sebut sebagai obat gila. Masyarakat jangan terburu-buru buat membeli obat ini andaikata tujuannya untuk pencegahan apalagi mengobati Covid-19. Tapi kalau masyarakat ingin mengonsumsi jadi obat cacing silakan, tidak ada masalah, ” cakap dokter Ari dikutip sejak video pada kanal YouTube pribadinya, Rabu (30/6/2021).

Sinse Ari menambahkan, obat ivermectin terbukti ampuh membunuh Covid-19 berdasarkan hasil penelitian in vitro atau studi pada tingkat sel.

Baca Juga: Ternyata Hoaks! Prabowo Bantah Rutin Minum Obat Cacing Ivermectin untuk Tangkal Covid

Obat COVID-19 Ivermectin (Solopos)

“Kalau kita kenal istilahnya perdana praklinik belum uji klinik. Di situ disebutkan bahwa memang bisa menghambat kegiatan virus SARS cov-2. Tapi in virto ini kita belum tahu berapa dosis yang tepat untuk dimanfaatkan ketika pada hewan atau manusia ketika mengalami infeksi Covid-19, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagai obat cacing, ivermectin biasanya dikonsumsi di bentuk dosis tunggal. Artinya, bukan obat yang dimakan setiap hari dalam kira-kira waktu. Cara kerja obat itu juga langsung membidik pada cacing yang berharta di saluran cerna.  

“Artinya dia bekerja dengan lokal. Kita tahu cacing ada di saluran pencernaan, ketika kontak dengan obat maka cacing akan hancur. Itu juga digunakan buat parasit lain, ” nyata dokter Ari.

Sebelum mengonsumsinya untuk hajat pengobatan atau pencegahan Covid, dokter Ari mengingatkan ada sejumlah efek samping yang bisa ditimbulkan ivermectin. Kira-kira di antaranya seperti menemui mual, nyeri ulu kepala, diare, hingga sakit besar.

“Kalau dikonsumsi dalam total yang besar dan jangka pendek tentu yang menyesatkan terganggu adalah liver. Oleh karena itu bisa menyebabkan kerusakan liver, ” pungkasnya.

Baca Juga: Lingkarang Gerindra Ngamuk Prabowo Disebut Pakai Obat COVID-19 Ivermectin