85406-diabetes

Kerap Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Suara. com – Bangun setiap 1 ataupun 2 kali di suangi hari untuk minum tirta atau menggunakan toilet sangatlah wajar. Orang tanpa perkara kesehatan mendasar mungkin benar mudah untuk tidur kembali. Tapi, berbeda dengan penanggung diabetes.

Kebanyakan penderita diabetes bangun hampir setiap malam pada waktu yang sama, yakni sekitar jam 3 pagi. Mereka bukan terjaga jam 3 pagi sebab suara bising atau ambisi ingin ke toilet, tetapi lonjakan kadar gula darah mendadak yang menyebabkan mereka bangun di malam keadaan.

Terbangun pada malam hari pada penanggung diabetes bisa disebabkan oleh dua kondisi, yakni efek somogyi dan fenomena pagi buta. Dibawah ini dilansir dari Times of India , penjelasan dan perbedaan dari kedua efek tersebut.

1. Fenomena fajar

Baca Juga: Virus Nipah Hampir Mirip Virus Corona Covid-19, Kenali Gejalanya

Tubuh kita menggunakan glukosa untuk men energi dan bangun dalam pagi hari karena memerlukan energi ekstra. Jadi, awak mulai menggunakan glukosa buat mempersiapkan hari yang hendak datang.

Pada waktu bersamaan, hati melepaskan glukosa tambahan dalam aliran darah sebab hormon pertumbuhan, kortisol, serta katekolamin. Kondisi ini lazimnya terjadi pada pagi hari sekitar jam 2 datang jam 3 pagi buat mempersiapkan tubuh terbangun pada hari itu.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Sementara itu, dosis obat diabetes yang diminum sehari sebelumnya tiba berkurang. Semua fenomena itu bersama-sama menyebabkan kenaikan kadar gula darah di pagi hari.

2. Efek somogyi

Penyebab kedua gula darah tinggi di pagi keadaan adalah efek Somogyi yang disebut juga hiperglikemia rebound. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah Kamu turun terlalu rendah di tengah malam.

Baca Juga: Mengenal Varian Mu, Mungkinkah Semakin Banyak Varian Virus Corona Lain?

Karena itu, tubuh akan melepaskan hormon yang mendesak hati untuk melepaskan glukosa saat menahan tingkat gula darah yang sangat kecil guna menstabilkan jumlah glukosa dalam tubuh.

Tetapi dalam penderita diabetes, hati membiarkan beberapa glukosa ekstra yang menyebabkan kadar gula darah tinggi di pagi keadaan.

[embedded content]

Memperlawankan utama antara keduanya ialah efek Somogyi menyebabkan hipoglikemia diikuti oleh hiperglikemia. Satu diantara cara termudah untuk mengetahui lonjakan kadar gula darah akibat efek Somogyi merupakan memeriksa kadar gula pembawaan sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Jika nilai gula darah rendah di malam hari, itu karena efek Somogyi. Jika umum atau tinggi, bisa oleh karena itu karena fenomena fajar. Kejadian lain yang perlu diingat adalah efek Somogyi mampu terjadi sepanjang hari kala tubuh Anda memiliki harga gula darah yang mulia.