78246-ilustrasi-tempat-tidur-rumah-sakit

Informasi Baik, BOR di Praja Bandung Turun Menjadi Kurang dari 20 Persen

Bahana. com – Penurunan angka keterisian ranjang alias Bed Occupancy Rate (BOR) dilaporkan terjadi pada kota Bandung, Jawa Barat.

Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat BOR di Praja Bandung kini hanya terisi sebesar 19, 88 upah.

Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan dari 1. 620 tempat tidur isolasi dengan tersedia di 30 sendi sakit rujukan, kini hanya terisi sebesar 322 wadah tidur.

“Data per 5 September 2021, angka BOR di Kota Bandung sejumlah 19, 8 persen, ” kata Ahyani di Bandung, Jawa Barat, melansir KURUN.

Mengucapkan Juga: Enam RS Rujukan di Praja Bandung Sudah Tak Pelihara Pasien COVID-19

BOR Nyaris Penuh, Kemenkes Dapat Bantuan 510 Tempat Tidur Untuk Penderita Covid-19. (Dok: Istimewa)

Menurut Ahyani, angka tersebut mengalami kemerosotan sebanyak 12 peraduan dipadankan hari sebelumnya atau 4 September 2021.

Dari 30 rumah sakit rujukan itu, enam rumah sakit (RS) di antaranya sudah tidak ada pasien COVID-19 dengan ditangani. Enam rumah kecil itu di antaranya RS Sariningsih, RSUPMN Cicendo, RS Khusus Ginjal R A Habibie, RSKB Halmahera, RS Ibu dan Anak Al Islam, dan RSIA Graha Bunda.

Namun dari enam RS tersebut, RS Sariningsih tidak menangani pasien COVID-19 karena diketahui kini RS tersebut tengah mengalami pembangunan.

Sedangkan lantaran 30 RS tersebut, RS Hasan Sadikin merupakan yang paling banyak masih menuntaskan pasien COVID-19 dengan total 57 orang. Di RS Hasan Sadikin sendiri ada 316 tempat tidur dengan disediakan untuk penanganan COVID-19.

Adapun sejauh ini jumlah pasien COVID-19 aktif dalam Kota Bandung ada sebanyak 645 orang. Selanjutnya, kasus kematian dengan status terkonfirmasi COVID-19 di Kota Bandung nihil sejak dua keadaan lalu.

Baca Juga: Panik Sang Ayah Serbuan Jantung, Lelaki Ini Menyerang Pintu RS Hingga IGD Pakai Mobil