14699-selangkangan-penis

Gara-Gara Iseng Pakai Gembok, Genitalia Pria Ini Cacat Langgeng

Suara. com – Seorang pria lajang berusia 38 tahun pokok Thailand harus mengalami kadar malang gara-gara kelakuan isengnya. Dilaporkan ia menjepitkan gembok kecil di sekitar pangkal alat kelamin.

Sayangnya, tempat kehilangan kunci gembok & gagal melepaskannya. Putus sangka, ia membiarkan gembok berharta di penisnya selama bertambah dari 14 hari.

Penisnya jadi membengkak dan terkena, hingga muncul rasa melempem tak tertahankan sampai alhasil dilarikan ke salah kepala rumah sakit di Bangkok, Thailand.

Si ibu dari pria lajang tersebut mengatakan pada aparat medis bahwa putranya benar memiliki kebiasaan memasukkan penis melalui lubang kecil.

“Anak saya adalah orang pribadi dan dia tidak punya pacar. Dia telah banyak tinggal di rumah selama pandemi karena dia khawatir keluar, ” ujarnya sesuai dikutip dari Daily Mail.

Baca Serupa: Minta Poligami Lagi, Istri Kedua Penggal Anu Imam Masjid tenggat Tewas

“Dia mengucapkan kepada saya bahwa dia melakukan ini karena tempat bosan dan dia suka memasukkan ‘barangnya’ melalui lubang-lubang kecil, ” jelas pokok tersebut.

Sketsa. (Sumber: Shutterstock)

Petugas penyelamat, Thongchai Donson. mengatakan bahwa itu menerima panggilan darurat serta ternyata cedera yang dialami pria itu lebih buruk dari yang mereka duga.

Petugas medis menghabiskan bertambah dari 30 menit menggunakan pemotong listrik untuk mengabung kunci logam. Mereka mencantumkan lembaran logam tipis pada antara batang dan kulit pria itu untuk mencegahnya terpotong dan menyemprotkan air ke tubuhnya untuk pelumasan.

Setelah dilepaskan, mereka menganjurkan krim antibiotik dan meluluskan pria yang tidak bersetuju disebutkan namanya itu tablet penisilin.

Meskipun gembok sudah terlepas dari penisnya, aparat medis mengatakan mungkin ada kerusakan permanen akibat lamanya terjepit dan susahnya gembok dilepaskan.  

Baca Juga: Istri Kedua Berani Potong Alat Kelamin Suami Hingga Tewas, Pelaku: Tercampak Gak Nikah Lagi

“Jika gembok dibiarkan lebih lama, infeksinya bisa benar parah sehingga penisnya hendak mulai membusuk dan menjadi gangren, ” ungkap Thongcai.