92328-coki-pardede-suaracomalfian-winanto

Efek Overdosis Ekstrem Pakai Narkoba Lewat Anus dan Informasi Kesehatan Menarik Lainnya

Perkataan. com – Risiko overdosis ekstrem pemakai narkoba lewat anus serupa Coki Pardede menjadi informasi kesehatan menarik paling penuh dibaca hari ini, Sabtu (4/9/2021).

Ada juga penasihat kesehatan Inggris yang tidak menyarankan vaksinasi untuk anak usia 12-15 tahun, beserta risiko stroke dari tata cara menggunakan tangan.

Simak rangkuman berita kesehatan tubuh menarik lainnya dari Pandangan. com, berikut ini:

1. Bahaya Masukkan Narkoba Lewat Anus Seperti Coki Pardede, Bisa Bikin Overdosis Ekstrem!

Baca Juga: Ditangkap Polisi, Coki Pardede Minta Fans Setia Menanti Karyanya

ilustrasi narkotika atau narkoba (shutterstock)

Polisi mengumumkan jalan penangkapan dan metode penyalahgunaan narkoba komika Coki Pardede, yang mengaku menggunakan narkotika sabu cair dengan cara disuntik melalui anus atau dubur.

Dalam istilah medis memasukan obat melalui lubang anus kerap juga disebut metode rektal, biasanya program ini membuat kinerja obat bekerja jadi jauh bertambah cepat karena langsung merebak lewat aliran darah, tanpa melalui proses pencernaan.

Baca selengkapnya

2. Dokter: Kebiasaan Kamu Pakai Tangan Kiri ataupun Kanan Gambarkan Risiko Stroke

stroke (Shutterstock)

Stroke adalah penyebab pokok kematian di seluruh dunia, tapi tidak semua insiden mengakibatkan kematian. Kondisi itu terjadi ketika suplai pembawaan ke bagian otak terganggu, menyebabkan pusing, lemas atau kelumpuhan pada satu bagian tubuh.

Baca Juga: Gerebek Sebuah Rumah, Polisi Spanyol Sita 10 Ton Tembakau Ilegal

Dominasi tangan kanan atau kiri bisa membantu menentukan efek stroke akut. Karena itu, kebiasaan seseorang dalam memakai tangannya bisa memberikan petunjuk risiko seseorang terkena stroke.

Baca selengkapnya

3. Ahli: Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Lonjakan Peristiwa Demensia

Ilustrasi Demensia (Pexels/Harun Tan)

Taat kelompok yang mewakili bertambah dari 100 asosiasi Alzheimer dan demensia secara ijmal, dunia mungkin tidak jadi untuk menghadapi lonjakan kejadian demensia yang akan terjadi setelah pandemi virus corona Covid-19.

Alzheimer’s Disease International mendesak Organisasi Kesehatan Negeri (WHO) dan pemerintah dalam seluruh dunia untuk cepat mempercepat penelitian tentang efek potensial virus corona Covid-19 pada peningkatan kasus demensia.

Baca selengkapnya

4. BPOM Eropa Teliti Kasus Peradangan Langka Akibat Vaksin Pfizer

Petugas kesehatan tubuh menyiapkan vaksin Pfizer zaman vaksinasi COVID-19 di Mal Cilandak Town Square, Jakarta, Rabu (1/9/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

Mulia kasus peradangan langka dengan terjadi di Denmark menghasilkan Badan Obat-obatan Eropa (EMA) melakukan penyelidikan.

Kasus peradangan langka menimpa seorang taruna berusia 17 tahun pokok Denmark. Sebelumnya, peradangan langka ini dikaitkan dengan suntikan vaksin Pfizer pada orang yang sudah pernah terkena COVID-19.

Baca selengkapnya

5. Update Covid-19 Global: Inggris Tak Rekomendasikan Vaksin untuk Anak Usia 12-15 Tahun

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Update Covid-19 global hari ini, Sabtu (4/9/2021), memperlihatkan kenaikan total kasus Covid-19 di pusat program vaksinasi sudah berjalan.

Berdasarkan bukti Worldometers, kasus harian merayap 659 ribu orang, dan kematian bertambah 9. 789 orang.

Baca selengkapnya