72158-donor-darah

Donor Darah Aman Dilakukan, Seberapa Sering Kita Bisa Melakukannya?

Suara. com – Donor darah tak hanya menjadi kegiatan kudus yang dapat menyelamatkan penuh nyawa, tetapi juga menawan untuk kesehatan.

Kepala petugas medis di New York Blood Center, Bruce Sachais, mengatakan orang dapat mendonorkan darahnya setiap 56 hari atau enam kali setahun.

“Sebab, tubuh membutuhkan empat hingga delapan minggu untuk mengganti sel darah merah. Di bagian lain Anda dapat mendonasikan trombosit dan plasma lebih sering, ” tutur Sachais, dilansir Insider .

Trombosit merupakan organ darah yang membentuk gumpalan untuk menghentikan pendarahan, dan plasma adalah bagian berhenti dari darah yang mendatangkan protein dan penting buat pembekuan darah.

Baca Juga: Antisipasi Mobil Listrik Mogok, Hyundai Sediakan Donor Baterai

“Trombosit dapat disumbangkan hingga 24 kala setahun dan plasma maka 12 kali setahun, ” sambung Sachais.

Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).
Ilustrasi donor darah (Suara. com)

Anda dapat melakukannya lebih sering karena tubuh menyilih plasma dan trombosit bertambah cepat daripada sel pembawaan merah.

Aktivitas donor darah juga sangat aman dikerjakan. Namun, jika terlalu sering mendonor, Anda mungkin merasai anemia, suatu kondisi di mana darah tidak memiliki cukup sel darah abang.

“Itulah satu diantara alasan utama mengapa awak memeriksa kadar hemoglobin pendonor, untuk memastikan kadar hemoglobin cukup tinggi, ” sahih kepala petugas medis sebab Stanford Blood Center, Tho Pham.

Tetapi tidak seluruh orang dapat menjadi pendonor. Faktornya adalah:

Baca Juga: Ingin Donor Darah? Hindari 5 Makanan Itu

Orang hamil tidak dapat mendonorkan darah sebab mereka membutuhkan zat tukul tambahan dan wanita hail cenderung mengalami anemia mudah.