53830-ilustrasi-pil-ekstasi-shutterstock

Dipakai Ridho Rhoma, Ini 4 Nilai Amfetamin untuk Pengobatan Medis

Suara. com – Pedangdut Muhammad Ridho ataupun akrab dikenal dengan nama Ridho Rhoma dikabarkan kembali ditangkap karena kasus narkoba. Berdasarkan keterangan Kombes Pols Yusri Yunus, Ridho Rhoma positif mengonsumsi amfetamin alias ekstasi.

Amfetamin merupakan stimulator dari sistem saraf pusat. Biasanya, amfetamin digunakan memulihkan beberapa kondisi medis. Namun, karena sifatnya yang membuat candu, obat ini sering disalahgunakan.

Amfetamin dapat mengaktifkan reseptor di otak dan meningkatkan denyut sejumlah neurotransmiter, terutama norepinefrin & dopamin. Hal ini dikaitkan dengan kesenangan, gerakan, dan perhatian.

Dilansir daripada Medical News Today, dalam penerapan medis, amfetamin digunakan untuk beberapa kasus. Apa saja?

Baca Juga: Dipergunakan Ridho Rhoma, Amfetamin Bisa Sebabkan Euforia dan Ketagihan

1. Gangguan hiperaktif defisit perhatian (ADHD)
ADHD ditandai secara hiperaktif, mudah marah, ketidakstabilan mood, kesulitan perhatian, kurangnya organisasi, & perilaku impulsif. Biasanya gangguan ini terjadi pada anak-anak. Namun, di beberapa kasus bisa terbawa tenggat dewasa.

Amfetamin akan membalikkan beberapa isyarat di atas, dan telah terbukti meningkatkan perkembangan otak dan kemajuan saraf pada anak-anak dengan ADHD.

Pengobatan jangka panjang dengan obat berbasis amfetamin pada anak-anak tampaknya menyekat perubahan yang tidak diinginkan pada fungsi dan struktur otak.

Berdasarkan penelitian, penerapan stimulan seperti amfetamin untuk ADHD sangat berguna untuk penderita ADHD. Mengonsumsinya dapat mengubah struktur nalar seperti orang normal pada biasanya.

2. Narkolepsi
Narkolepsi merupakan gangguan di mana seseorang akan mengalami rasa kantuk yang berlebihan di siang hari. Untuk mengobatinya, biasanya dalam pengobatan medis memberikan amfetamin untuk mengurangi petunjuk tersebut.

Baca Serupa: Ridho Rhoma dan Deretan Artis yang Hattrick Terperangkap Kasus Narkoba

Seiring berjalannya masa, karena efek samping amfetamin yang tidak baik bagi tubuh, pengobatan narkolepsi digantikan oleh modafinil, yakni obat untuk meningkatkan kesadaran. Kejadian ini juga menghindari sifat amfetamin yang membuat seseorang kecanduan.