Dinkes DKI Ungkap Kunci Peningkatan Kesembuhan Pasien Covid-19

Dinkes DKI Ungkap Kunci Peningkatan Kesembuhan Pasien Covid-19

–>

Suara. com – Perilaku klub disebut jadi kunci bagi kesembuhan pasien virus corona atau Covid-19.   Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Widyastuti, MKM mengutarakan peningkatan pasien sembuh di Jakarta berkat kerja sama masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta.

Adapun perilaku dengan dimaksud ialah memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun.

“Tingkat kesembuhan sebetulnya itu partisipasi masyarakat yang perlu dijaga tetap sehat, ” ujar dr. Widyastuti melalui aplikasi zoom dalam talkshow bertema “Update Kesembuhan Covid-19: Tingkat Kesembuhan Makin Tinggi” di Media Center Satuan Suruhan Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Gedung BNPB Jakarta pada Kamis (1/10/2020).

Bagaikan diketahui, peningkatan jumlah pasien pasti Covid-19  sembuh di Provinsi DKI Jakarta menempati urutan pertama sebab tiga provinsi terbesar bersama Sulawesi Selatan dan Jawa Barat.  

Tenaga medis virus corona (Antara)

Total pasien sembuh terbanyak harian per 30 September 2020 dengan satu. 456 kasus dan kumulatifnya menyentuh 60. 231 kasus. Sementara jumlah total pasien sembuh secara nasional kini mencapai 214. 947 urusan. Pasien sembuh bertambah lagi sebesar 4. 510 kasus.

dr. Widyastuti membuktikan pemerintah DKI juga menyiapkan tiga wisma untuk menampung pasien tentu Covid-19 tanpa gejala atau OTG. Selain itu pihaknya bekerjasama dengan pemerintah pusat dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengambil tiga hotel di Jakarta dengan juga khusus pasien OTG.

“Tapi kita tidak ingin ada yang rendah lagi. Satu sisi tempatnya disiapkan, tapi perubahan perilaku tetap kita tekankan, ” ujarnya.

dr. Widyastuti menekankan pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah pusat & swasta tentang manajemen pasien. Sendi sakit yang menjadi tempat pasien dapat pembekalan khusus, termasuk psikososial. Ia menyebut pandemi ini relatif baru sehingga psikososial harus dikedepankan.

“Yang sakit yakin cepat sembuh serta keluarga ikut menjaga kondisi lingkungan, termasuk tenaga kesehatan untuk cagaran sosial, ” ujarnya.

Koordinator Operasional RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Kolonel CKM dr. Stephanus Dony mengatakan seminggu ini ada  penurunan walau belum signifikan. Pasien yang datang lebih banyak daripada pasien dipulangkan dengan gejala rendah dan sedang.