62279-ilustrasi-virus-corona-hidung-mimisan-pixabaymohamed-hassan

Daya Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Suara. com – Varian anyar virus corona Covid-19 telah bermunculan di sejumlah negara. Kini, para ilmuwan khawatir bahwa varian virus corona Inggris dan California sudah bergabung dan membentuk mutasi baru lagi.

Sebelumnya, para ilmuwan menemukan kejadian baru dalam sampel virus Amerika Serikat yang telah memicu kekhawatiran bahwa pandemi virus corona Covid-19 bisa memasuki babak baru.

Para ilmuwan menemukan adanya rekombinasi virus corona Covid-19 di Laboratorium Nasional Los Alamos California. Meskipun, mereka belum cakap seberapa besar ancaman yang ditimbulkan dari rekombinasi virus corona tersebut.

Akan tetapi, rekombinasi virus corona Covid-19 tersebut akan menjadi yang pertama kala terdeteksi selama pandemi. Bette Korber, seorang ahli biologi komputasi dalam laboratorium tersebut mengatakan, bahwa pertemuan yang diadakan oleh Akademi Sains New York telah melihat bukti yang cukup jelas.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Nodul di Mata Pasien, Ini Bahayanya!

Rekombinasi virus ini membatasi pergantian virus corona dari Inggris dengan dikenal sebagai B. 1. 1. 7 dan mutasi virus corona dari California yang dikenal jadi B. 1. 429 yang resisten terhadap antibodi.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

“Temuan semacam ini memungkinkan virus untuk bergabung dengan virus dengan lebih menular dan virus yang lebih resisten, ” jelas Bette Korber dikutip dari The Sun.

Rekombinasi virus corona ini bisa menyatukan mutasi dengan berbeda. Bahkan rekombinasi virus itu bisa menyebabkan varian baru virus corona yang lebih berbahaya, walaupun belum jelas seberapa besar bahayanya.

Kemunculan varian baru virus corona Covid-19 baru-aru ini mengartikan bahwa beberapa orang bisa terinfeksi dua jenis virus corona yang berbeda.

Sergei Pond, seorang profesor biologi dari Temple University, Pennsylvania menduga bahwa dunia kira-kira akan mencapai titik puncak pandemi lagi yang cukup besar kelanjutan rekombinasi virus corona ini.

Baca Juga: Efek Jangka Panjang Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Alami Visi

Ia menegaskan bahwa tingkat kecelakaan rekombinasi virus ini memang belum jelas, tapi dua jenis virus corona yang bergabung tetap berpotensi bahaya.