Berhubungan Seks Bisa Pemudah Proses Persalinan, Benarkah?

Berhubungan Seks Bisa Pemudah Proses Persalinan, Benarkah?

–>

Suara. com – Ada sebuah anggapan pada masyarakat bahwa berhubungan seks mampu mempercepat proses persalinan. Tentunya penuh pertanyaan menggantung terhadap anggapan itu.

Tapi pertanyaan utamanya ialah benarkah seks bisa membantu memulai proses pakaian (pengganti)?

Dilansir dari Healthshots, hal itu tergantung setiap perempuan, karena bahkan belajar medis tampaknya memiliki opini dengan beragam tentang subjek. Contoh kasus: sebuah penelitian yang diterbitkan di Iranian Red Crescent Medical Journal yang mengatakan bahwa seks dasar dapat memulai kontraksi dan pakaian (pengganti).

Tetapi di sisi lain, sebuah belajar 2019 membantah sepenuhnya argumen itu. Sementara itu, Dr Sandeep Chadha, konsultan kebidanan & ginekolog, Vila Sakit Ibu, Noida juga punya anggapan lain.

“Saat berhubungan seks di akhir kehamilan mungkin tidak membuahkan persalinan, tetapi banyak pasangan mengadukan bahwa berhubungan badan membuat mereka merasakan lebih dekat.

Berada dalam keadaan pendirian yang rileks pasti membantu persalinan berkembang lebih cepat setelah dimulai, ” ujar Sandeep.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Lalu apa yang mendirikan ada perbedaan pendapat? Menurut Dr Chadha, salah satu penyebabnya bisa jadi karena air mani.

Dalam pakaian (pengganti), ada dua hormon yang berperan besar – oksitosin dan prostaglandin. Semen juga memiliki keduanya. Ketika dilepaskan di vagina, itu mampu mensimulasikan daerah bawah Anda yang pada akhirnya mengarah ke pakaian (pengganti).

Akan tetapi bukankah berisiko berhubungan seks kala Anda sudah mendekati tanggal persalinan? Sebagian besar memang menyatakan begitu.

Tetapi menurut Dr Chadha, jika Kamu mengalami kehamilan tanpa komplikasi, maka berhubungan seks untuk menginduksi pakaian (pengganti) boleh-boleh saja.