40149-ilustrasi-sinar-matahari

Benarkah Cuaca Panas Picu Tekanan Darah Tinggi? Ini Penjelasannya

Suara. com – Tekanan darah luhur adalah kondisi yang bisa memicu penyakit kronis, kaya penyakit jantung. Sebagian tinggi kondisi ini berkaitan secara gaya hidup yang tak sehat.

Tapi, tekanan pembawaan tinggi juga bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan karena suhu mengubah cara pembuluh darah berperilaku. Orang dengan menderita tekanan darah luhur mungkin merasa lebih barangkali untuk mengatasinya selama musim panas.

Dilansir dari Express , cuaca panas mau melebarkan pembuluh darah, berarti darah akan mengalir bertambah bebas dan menurunkan lagu darah.

Para ilmuwan dan dokter telah menjuluki perihal ini sebagai vasokonstriksi. Akan tetapi, itu artonya masalahnya secara cuaca panas bukanlah tekanan darah tinggi, melainkan lagu darah rendah.

Baca Juga: China Didesak Ungkap Asal Usul Virus Corona, Apa Tanggapan WHO?

Orang yang memiliki urusan jantung atau tekanan darah kronis harus waspadai terhadap gejalanya. Adapun gejala lagu darah rendah, meliputi:

Tekanan darah mulia, hipertensi (Pixabay/McRonny)
  1. Pusing ataupun sakit kepala ringan
  2. Mual
  3. Pingsan
  4. Dehidrasi
  5. Rasa haus tak biasa
  6. Masalah konsentrasi
  7. Penglihatan kabur
  8. Kulit dingin dan pucat
  9. Napas cepat dan dangkal
  10. Kelelahan dan depresi

Beberapa diantara kita serupa mengalami tekanan darah dengan lebih terpengaruh oleh panas daripada yang lainnya, termasuk:

  1. Orang tua & orang yang masih betul muda
  2. Orang usia 75 tahun ke atas
  3. Orang yang menderita penyakit jantung, paru-paru dan lainnya
  4. Orang yang pengganggu adaptasi dengan panas

Tekanan pembawaan tinggi cenderung berdampak di dalam orang selama berbulan-bulan musim dingin. Cuaca dingin pula menyebabkan pembuluh darah menyusut yang dikenal sebagai vasokonstriksi.

Orang selalu cenderung lebih banyak dahar dan kurang olahraga dengan menyebabkan tekanan darah menyusun. Dokter mungkin akan merekomendasikan orang dalam kondisi tersebut mengubah obat atau pembawaan hidupnya selama musim yang berbeda.

Baca Juga: Dua Ahli Temukan Tanda Kuat Virus Corona Covid-19 Hasil Rekayasa dari Lab.