91554-detak-jantung

Benarkah Begini Cara Nabi Muhammad SAW Menjaga Kesehatan Dalaman?

Suara. com – Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai salah satu manusia yang memiliki model hidup paling sehat. Makin semua perilakunya dicontoh oleh kaum muslimin dan jadi sunnah atau berpahala jika dikerjakan.

Nah, jika Anda sudah mendengar istilah jam biologis, ternyata fakta ini juga pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW loh. Hal tersebut diungkap dr. Zaidul Akbar dalam kanal YouTubenya.

“Jam biologis adalah jam di mana organ-organ tubuh kita bekerja ideal dan paling besar aktivitasnya pada saat itu, ” ujarnya di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official dikutip  suara. com, Rabu (28/4/2021).

Ia kemudian mencontohkan zaman siang hari, organ yang sedang bekerja sangat keras adalah jantung. Lelaki dengan dikenal sebagai Dokter Sunnah Rasul itu menjelaskan kalau nabi memiliki cara supaya jantungnya lebih tenang dalam siang hari.

Baca Juga: Hits Health: Mentega Tingkatkan Risiko Jantung, India Pecah Rekor Lagi

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

“Itu sebabnya nabi kita disuruh diseimbangkan, dengan cara barang apa? Di siang hari bagaikan ini qailulah, atau tidur siang supaya jantungnya diam, ” terang dr. Zaidul.

Tidur siang yang dimaksud, tidak perlu lama tenggat hitungan jam tapi lulus dalam hitungan menit yang sangat bermanfaat untuk menenangkan jantung, mengistirahatkan jantung sejenak agar tidak terlampau perolehan.

“Waktu yang tidak sungguh-sungguh lama 15 sampai 30 menit, jantung akan membikin atau menguatkan di malam hari, itu jantung mampu memproduksi lebih banyak sedang dengan cara tidur siang, ” paparnya.

Menurut dokter lulusan Universitas Diponegoro, Semarang itu istilah jam biologis ini banyak dipelajari dan dikaji sebab para terapis herbalis buat pengobatan. Namun jika sungguh-sungguh sulit dimengerti, dr. Zaidul menyarankan mengistirahatkan tubuh sejenak di waktu shalat 5 waktu.

“Makanya untuk orang awam jam biologis dengan termudah ngikutin waktu sholat, itu jam-jam biologis dengan Allah perintahkan untuk menyambungkan sinyal-sinyal tubuh kita, berkorban iman, perasaan dengan shalat, ditambah dengan waktu shalat, ” pungkasnya.

Baca Juga: Ini Saran Sinse Bagi Pasien Penyakit Jantung yang Ingin Berpuasa Ramadhan