20759-ilustrasi-mata-pixabay

Belajar: Covid-19 Kronis Memicu Kelainan di Mata

Suara. com – Kelainan mata yang parah sudah ditemukan pada mata beberapa penderita Covid-19. Hal ini disebutkan di dalam sebuah penelitian dari Prancis yang diterbitkan pada jurnal Radiology .

Melansir dari Medicinenet , penemuan ini menunjukkan perlunya pemeriksaan mata serta pengobatan yang tepat pada masalah serampangan yang berpotensi serius pada anak obat ini.

“Kami menunjukkan bahwa beberapa pasien secara Covid-19 parah memiliki satu atau beberapa nodul di kutub posterior globe (mata), ” jelas penulis utama studi Dr. Augustin Lecler, ahli neuroradiologi di Yayasan Panti Sakit Adolphe de Rothschild pada Paris.

Seorang dokter mata Amerika Serikat yang tidak terkait dengan studi tersebut menjelaskan bahwa nodul itu muncul di bagian bola timbil yang disebut makula. “Makula merupakan area retina yang bertanggung jawab atas pusat penglihatan, ” logat Dr. Mark Fromer, yang berpraktik di Lenox Hill Hospital di New York City.

Baca Juga: Update 18 Februari: RSD Wisma Olahragawan Rawat 3, 409 Pasien Bergejala, 411 OTG

“Retina mudah dievaluasi oleh spesialis retina menggunakan lensa pembesar di sisi tempat rebah, ” imbuhnya. Dia menambahkan bahwa  belum jelas apakah perubahan tanda terkait langsung dengan Covid-19 ataupun pengobatannya.

Ilustrasi infeksi lupa merah (ilustrasi/shutterstock)

Seperti yang dijelaskan tim peneliti Paris, meski virus corona yang menyebabkan Covid-19 terutama memengaruhi paru-paru, namun virus dikaitkan dengan penambahan risiko kondisi mata seperti konjungtivitis (mata merah muda) dan retinopati.

Ada laporan kelainan mata yang terdeteksi pada pemeriksaan MRI pasien Covid-19, tetapi penyelidikan terbatas terhadap jenis dan tingkat masalah mata itu.

Untuk meneliti lebih lanjut, French Society of Neuroradiology melakukan penelitian terhadap 129 pasien Covid-19 parah yang menjalani MRI otak. Sembilan pasien ataupun 7 persen pasien memiliki kepala atau lebih nodul di periode belakang bola mata. Semuanya memiliki nodul di daerah makula & delapan memiliki nodul di kedua mata.

Delapan dari sembilan pasien menderita Covid-19 yang sangat parah sehingga mereka harus menghabiskan waktu pada ICU.

Baca Selalu: Nakes Mulai Divaksin, Wagub DKI: 50% Penularan Covid-19 Ada di Faskes

“Studi awak menganjurkan untuk menyaring semua pasien yang dirawat di ICU untuk kasus Covid-19 parah, kami membenarkan pasien tersebut harus menerima pembelaan pelindung mata yang spesifik, ” kata Lecler.