62279-ilustrasi-virus-corona-hidung-mimisan-pixabaymohamed-hassan

4 Kesalahan Usai Vaksin Covid-19 Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang

Suara. com awut-awutan Vaksinasi menjadi salah satu langkah buat menghentikan pandemi virus corona Covid-19. Tapi, masih ada kemungkinan bahwa seseorang tertular atau terinfeksi virus corona kembali setelah suntik vaksin Covid-19.

Vaksin Covid-19 benar bisa mengurangi tingkat keparahan gejala dan menurunkan efek kematian akibat virus corona. Tapi, vaksin Covid-19 sungguh masih belum bisa diperkirakan mampu menurunkan risiko penularan dan infeksi simptomatik virus corona.

Terampil pun mempercayai bahwa seseorang yang sudah vaksin Covid-19 bisa terinfeksi virus corona bila tidak berhati-hati serta menerapkan protocol yang betul.

Karena itu, orang dengan sudah vaksin Covid-19 disarankan tetap melakukan sejumlah protocol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Berikut tersebut dilansir dari Times of India,   4 kesalahan yang meningkatkan risiko penularan virus corona setelah vaksin Covid-19.

Menangkap Juga: Cakap: Efek Samping Akibat Vaksinasi adalah Hal Biasa

Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)

1. Tidak pakai masker

Banyak karakter beranggapan masker tidak lagi diperlukan setelah suntik vaksin Covid-19. Faktanya itu tak benar, tak pakai masker justru menjadi salah satu kecacatan terbesar orang yang telah vaksin Covid-19.

Karena, semua orang yang sudah vaksin Covid-19 tetap disarankan memakai masker sampai terbentuk kekuatan tingkat komunitas. CDC serupa merekomendasikan orang yang sudah vaksin Covid-19 hanya mampu melepas masker ketika bergandengan orang yang sudah vaksin saja.

2. Tidak suntik vaksin Covid-19 karena pernah terinfeksi

Anda mungkin menduga tidak perlu suntik vaksin Covid-19, jika pernah terkena virus corona sebelumnya. Faktanya, Anda masih perlu menyemprot vaksin Covid-19 bila termasuk orang kategori berisiko tinggi tertular atau terinfeksi ulang.

Menyuarakan Juga: Sehari Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Putin Mengeluh Nyeri Otot

Karena, vaksinasi bisa membantu mencegah infeksi ulang. Selain itu, vaksin Covid-19 akan memperkuat kekebalan yang sudah dimiliki penyintas virus corona.